Draft: Peran Baru Saya di Thrive sebagai Wakil Direktur Teknologi
Senin lalu menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan profesional saya. Saya resmi menjalankan peran baru sebagai Wakil Direktur Teknologi di Thrive, PT Gema Teknologi Cahaya Gemilang.
Perubahan ini bukan sekadar perubahan jabatan. Bagi saya, ini adalah perluasan tanggung jawab, cara pandang, dan ruang kontribusi. Jika sebelumnya fokus saya lebih banyak berada di divisi SLC, kini tanggung jawab saya mencakup seluruh divisi teknis di Thrive.
Dari Fokus Divisi ke Tanggung Jawab Teknis yang Lebih Luas
Sebelumnya, banyak keputusan dan perhatian saya berpusat pada kebutuhan, ritme kerja, serta tantangan yang ada di SLC. Dalam konteks itu, saya belajar banyak tentang bagaimana membangun proses, menjaga kualitas, dan memastikan tim teknis bisa bergerak dengan lebih terarah.
Namun, ketika tanggung jawab diperluas ke seluruh divisi teknis, cara berpikirnya ikut berubah. Saya tidak bisa lagi hanya melihat satu area secara terpisah. Saya perlu melihat keterhubungan antar divisi, bagaimana keputusan teknis di satu tempat bisa berdampak pada area lain, dan bagaimana standar kerja bisa dibuat lebih konsisten tanpa menghilangkan karakter masing-masing tim.
Apa yang Berubah dalam Cara Saya Bekerja
Peran baru ini membuat saya perlu lebih banyak mendengar, menyelaraskan, dan memastikan arah teknis perusahaan bisa dipahami bersama.
Beberapa hal yang menjadi perhatian saya ke depan:
- Menjaga komunikasi antar divisi teknis agar lebih terbuka dan efektif
- Membantu memastikan prioritas teknis selaras dengan kebutuhan bisnis
- Mendorong standar kualitas yang lebih konsisten di seluruh tim
- Mengurangi silo antar divisi agar kolaborasi berjalan lebih sehat
- Membantu tim mengambil keputusan teknis dengan pertimbangan yang lebih matang
Bagi saya, kepemimpinan teknis bukan hanya soal memilih teknologi atau menentukan arsitektur. Lebih dari itu, ini tentang membangun lingkungan kerja yang memungkinkan orang-orang teknis mengambil keputusan dengan jelas, bertanggung jawab, dan tetap relevan dengan tujuan perusahaan.
Tanggung Jawab yang Lebih Besar, Bukan Sekadar Posisi Baru
Saya melihat peran ini sebagai amanah yang perlu dijalankan dengan hati-hati. Semakin luas tanggung jawabnya, semakin besar pula kebutuhan untuk tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu.
Setiap divisi teknis tentu punya konteks, tantangan, dan cara kerja masing-masing. Karena itu, langkah pertama yang penting bagi saya adalah memahami kondisi yang ada, bukan langsung membawa asumsi dari pengalaman sebelumnya.
Saya ingin memastikan bahwa setiap perubahan atau perbaikan yang dilakukan benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan untuk terlihat bergerak cepat.
Prinsip yang Ingin Saya Pegang
Dalam menjalankan peran baru ini, ada beberapa prinsip yang ingin saya jaga.
Pertama, keputusan teknis harus punya alasan yang jelas. Tidak semua hal harus dibuat kompleks, dan tidak semua masalah membutuhkan solusi besar. Kadang yang dibutuhkan adalah proses yang lebih rapi, komunikasi yang lebih jelas, atau prioritas yang lebih tegas.
Kedua, tim teknis perlu ruang untuk tumbuh. Tanggung jawab saya bukan mengambil semua keputusan sendiri, tetapi membantu menciptakan sistem agar keputusan yang baik bisa muncul dari tim.
Ketiga, kualitas teknis dan kebutuhan bisnis harus berjalan bersama. Teknologi yang baik bukan hanya yang menarik secara teknis, tetapi juga yang membantu perusahaan bergerak lebih sehat dan berkelanjutan.
Menatap Fase Berikutnya di Thrive
Saya bersyukur mendapatkan kepercayaan ini di Thrive. Peran sebagai Wakil Direktur Teknologi membuka babak baru yang menantang, tetapi juga memberi kesempatan lebih besar untuk berkontribusi.
Ke depan, fokus saya adalah membantu seluruh divisi teknis bekerja dengan arah yang lebih selaras, standar yang lebih kuat, dan kolaborasi yang lebih baik.
Ini masih awal dari perjalanan baru. Saya yakin akan ada banyak hal yang perlu dipelajari, disesuaikan, dan diperbaiki. Namun, saya melihat fase ini sebagai kesempatan penting untuk bertumbuh bersama tim dan memberi dampak yang lebih luas bagi Thrive.